THE THOMAS CROWN AFFAIR

Pemain       : Pierce Brosnan (Thomas Crown), Rene Russo (Christine Banning)

Thomas Crown adalah seorang ahli keuangan yang kaya dan berpengaruh. Ia seorang pencinta lukisan dan sering mengunjungi ruang khusus aliran impresionis di suatu museum terkenal. Salah satu lukisan yang menarik hatinya adalah Monet, lukisan warisan berharga kebanggaan museum tersebut. Dengan trik yang sangat cerdas, Mr. Crown mencurinya dari ruang impresionis tanpa ketahuan semua pihak.

(Trik selengkapnya sebagai berikut :

Ia menyuruh sekelompok perampok lukisan untuk mengacaukan situasi sehingga ia bisa menyelinap ke ruang impresionis, dimana Monet disimpan. Ia masuk saat alarm pengaman telah diaktifkan, sehingga ia harus menyelesaikannya dalam waktu yang sangat singkat. Di ruang tersebut terdapat kursi duduk yang di bawahnya Crown menyimpan suatu koper yang akan digunakan untuk menyimpan Monet yang ia curi. Bahan dan warnanya sama dengan kaki kursi, sehingga tidak mencurigakan. Setelah semua pintu pengaman teraktifkan akibat kekacauan, ada satu pintu yang tidak tertutup karena diganjal koper hitam yang sebelumnya ia bawa. Koper sersebut berisi bahan dari tiatanium yang mampu menahan beban dan tekanan pintu pengaman. Dengan terbkanya pintu tersebut, ia bisa menyelinap keluar dan bergabung bersama pengunjung yang berlarian dana kekacauan. Wuih, hebat kan? )

Polisi menuduh para perampok lukisan yang telah mengambil Monet. Tetapi tidak demikian pendapat Christine Banning, seorang detektif yang bekerja pada perusahaan asuransi dimana Monet diasuransikan. Ia telah mengarahkan tuduhan pada Crown sejak awal, dan bahkan mengutarakan dugaannya tersebut pada Crown. Ia menyelidiki Crown selama beberapa hari.

Melalui Crown pulalah Chistine mencuri kunci rumah Crown untuk mengambil lukisan Monet. Tepat seperti dugaannya, Monet ia dapatkan di rumah Crown. Tetapi setelah diselidiki oleh dokter forensik, lukisan itu palsu.

Sementara, Crown menyumbangkan lukisan berharganya yang lain untuk mengisi kekosongan ruang yang ditinggalkan Monet. Judul lukisannya lupa…

Kebersamaan Christine dengan Crown telah membuatnya jatuh cinta. Ia cemburu pada Anna, seorang wanita yang sering terlihat bersama Crown. Padahal itulah cara Crown untuk menguji apakah Christine mendekatinya karena benar-benar mencintainya atau hanya untuk penyelidikan Monet. Dan sang pengusaha cuek berusia 42 tahun itupun sebenarnya jatuh hati pada Christine yang cerdik itu.

Cinta membuat Christine kurang obyektif dan menahan bukti-bukti yang ia temukan. Tetapi ia beberkan bukti tersebut dan meneruskan investigasinya karena cemburu. Namun setelah diyakinkan, Christine percaya pada penjelasan Crown dan hendak pergi persamanya meninggalkan kota itu.

Sekali lagi Christine dikecewakan. Ia menyaksikan Anna berada di dalam kamar Crown. Kemarahan Christine telah membuatnya memutuskan untuk menjebak Crown untuk ditangkap. Padahal Crown telah menyatakan akan mengembalikan Monet dan mempercayai Christine untuk tidak mengepungnya dengan polisi selama proses pengembalian tersebut.

(Trik pengembaliannya selengkapnya sebagai berikut :

Di dalam pengintaian kamera polisi, Crown seolah berusaha menampakkan diri. Ia lalu memakai topi bulat, jas abu-abu dan koper coklat. Ia bergerak menuju ruang impresionis, namun ternyata di sana telah banyak orang-orang yang mendadak memakai pakaian yang sama dengan Crown. Crown berputar-putar untuk mengecoh polisi yang membuntutinya. Walhasil, tidak hanya di kamera, dalam penguntitanpun Crown tidak berhasil didapat. Sementara itu, ketika Crown melewati ruang improsionis, ia nyalakan alarm segingga pintu pengaman otomatis tertutup. Kerai besi pelindung lukisan mulai bergerak menuupi semua lukisan. Ia lemparkan bom asap, sehingga sistem anti kebakaran ikut aktif. Setelah kerai penutup lukisan tertutup semua, kran pemadam kebakaranpun menyemburkan airnya. Ternyata, ada satu sisi lukisan yang tidak tertutup kerai karena tertahan pensil, yaitu lukisan yang menggantikan tempat Monet yang beberapa hari yang lalu disumbangkan  oleh Crown kepada museum itu. Dan semburan air pemadam telah menghapus lukisan itu, yang ternyata lagi adalah hanya salinan dari cat air. Di balik lukisan itu, ada Monet, lukisan yang selama ini dicari-cari. Karena Crown telah mengembalikan lukisan itu secepat ia mengambilnya, ia telah bebas dari dakwaan hukum. Iapun sudah meloloskan diri tanpa bertemu seorang polisipun. Ya ampun!! Iseng banget sih…)

Namun ternyata, setelah Monet dikembalikan, ada lagi lukisan yang hilang. Lukisan itu adalah lukisan yang oleh Christine ditunjuk dengan asal ketika ditanya Crown, lukisan mana yang ia mau apabila Crown akan mencurikan untuknya.

Tulis sebuah Komentar