Strategi Ngerjakan Tugas Pribadi

(Terstruktur, Makalah, Seminar, dll)

(dengan deadline seminggu)

Strategi 1246

Hari 1

Hari diberikannya tugas tersebut. Cari kata kunci yang akan menjadi obyek tersebut. Biasanya dengan membaca textbook/diktat tentang topik yang bersangkutan, bisa didapatkan beberapa kata kunci yang membantu. Kadang-kadang handout juga membantu, tapi jarang sih…

Selain cari kata kunci, ada hal yang harus diperhatikan supaya tugas kita tuh keren dan sistematis, yaitu menyusun kerangka. Ini penting supaya kita (terutama jika tugasnya dikerjakan secara kelompok) gak membuang waktu untuk mencari data yang ternyata gak akan kita pergunakan.

Oya, jangan lupa mencantumkan alamat sumber, pengarang, tahun, judul dan penerbit. Biasanya setelah makalah jadi, kepentoknya di sini. Karena udah ilang semua, jadinya ngarang-ngarang gitu deh…

Hari 2

Cari sumber di internet, jurnal, textbook atau ensiklopedi.

Jika yang dicari adalah textbook, berikan waktu yang lebih lama, karena textbook biasanya bahasa Inggris, dan gak bisa copy paste.

Jangan lupa tambahkan gambar-gambar yang berhubungan.

Kalo memang harus pake power point, usahakan cari audiovisual supaya hasilnya keyen…

Hari 4

Rangkum hasil pencarian dan sesuaikan dengan kerangka. Tambahkan gambar dan sebagainya.

Hari 6

Finishing pekerjaan, seperti editing, layouting (kalo disuruh seh…), usahakan sesuai dengan aturan pembuatan karya tulis ilmiah. Gak lucu dong, kita udah bagus-bagus presentasi, eh… makalahnya malah diprotes.

Nah, mbuat slidenya terserah, bisa di awal, barengan atau setelah makalah selese. Kan insya Allah gampang tuh, semua data udah dari makalah. Mungkin kalo mau nambahin data yang unik, boleh dikerjakan sebelumnya.

Strategi Kuliah di Kedokteran

Strategi ABC

A : Baca textbook sebelum kuliah. At least, baca sub-judulnya doang lah. Masa gitu aja nggak bisa? Soalnya, jika kita tau apa yang akan kita pelajari, insya Allah untuk membuat catatan efektif akan lebih mudah. Kan kita tau mana yang penting untuk dicatat dan mana yang cuma basa-basi dosennya aja.

B : Baca handout dan dengerin rekaman setelah kuliah. Untuk menguatkan memori, perlu pengulangan.

C : Baca handout, catatan & soal sewaktu mau ujian. Seperti kata pepatah, pengalaman adalah guru terbaik. Jadi, soal-soal kakak kelas adalah gambaran besar yang sangat efektif membantu kamu menemukan point utama dan esensial dari topik tersebut.

Rekam Audio

Dengan harapan dapat mengulang kuliah dosen yang tipe-tipenya non textbook. Seperti dr. Andi Ansharullah, dr. Jack, dll. Cirinya, slidenya tuh singkat banget. Cuma kata-kata kunci aja. Dr. Andi biasanya malah cuma gambar skematis doang, minim keterangan. Tapi biasanya kuliah dosen yang model begini nih yang malah sangat penting. Soalnya, penjelasan mereka biasanya gak bisa kita cari di textbook. Membuatnya unik dan orisinil. Rekaman juga bisa membantu melengkapi catatan kalo dosennya ngomong cepet, kayak dr. Loeki.

Catatan kuliah

Penjelasan perslide yang disampaikan oleh dosen. Biasanya kita kan males tuh, nyatet hal-hal yang udah kita ketahui. Ya tho? Nah, daripada nganggur gak nyatet, mending buat jangkar informasi. Maksudnya, buat hubungan antara informasi yang sudah kita ketahui dengan informasi yang baru aja didapat. Konon katanya, jangkar tuh memudahkan recalling. Pas ntar ditanya sama PPDS di Rumah Sakit, bisa dengan mudah njawabnya. Asyik gak tuh?

Oh ya, rapikan catatan. Okelah, kalo darurat nyatetnya nyampur semua pelajaran dalam satu buku. Tapi jangan lupa disalin lagi! Kalo gak, sama aja bo’ong. Dan kita akan benar-benar sangat kesulitan mencari suatu informasi, apalagi merecallnya. Wong tulisannya aja acak adul.

Mengulang

Seperti kata Aristoteles (kaleee… kalo nggak Einstein, sih), pengulangan adalah induk keterampilan. Konon katanya, suatu informasi akan mencapai puncak ingatan dalam 1 jam, dan akan menurun sampai 20% setelah 24 jam. Karenanya, pengulangan memberikan pesan pada otak bahwa informasi itu adalah penting, dan akan disimpan dengan rapi.

Pengulangan ideal yaitu 1 hari setelah kuliah, kemudian 1 minggu, kemudian 1 bulan, kemudian 6 bulan, dan insya Allah setelah itu, informasi tersebut telah berubah menjadi informasi jangka panjang yang gak perlu mikir lagi untuk merecallnya.

Kunci Jembatan

Suatu lipatan kertas yang berisi keterangan super-ringkas. Soalnya, dia diringkaskan dari catatan, yang padahal catatan kan udah sangat ringkas dari handout dan textbook. Yah, kayak kerpe’an gitu deh…Isinya bisa ringkasan, akronim, bagan, lajur, panah-panah gitu, atau simbol-simbol. Bisa juga disisipkan printed picture yang dikecilin, untuk mempermudah recalling. Nah, karena tujuan utamanya adalah recalling, buat catatannya seringkas mungkin, dan efisien. Ambil materi-materi esensial yang harus diingat, atau materi pengayaan yang susah dihafal. Benda ini akan sangat berguna ketika di Coass nanti, dimana kita bakal butuh banget recall secara cepat. Percaya gak???